Dalam aksi tersebut, para emmak- emmak mendesak pemkab agar segera mengambil langkah- langkah kongkrit terkait rusaknya jalan penghubung Desa Angsanah dan Panaan, karena sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang dan batuan keluar dari badan jalan

"Kami sangat menyayangkan sekali atas berita tersebut karna jelas itu memastikan bahwa mobil sigap itu digunakan untuk demo, apalagi tidak ada kata Dugaan dalam berita tersebut, itu fatal" Sambungnya.

"Saya yang meliput, saya yang merekam dan saya yang menyaksikan langsung dilapangan, jadi jangan gampang menjudge begitu, videonya itu panjang loh, dan masih ada di saya" Kata dia

"Mari kita lebih cerdas dalam menerima sebuah berita, dan hindari berita HOAX tanpa tahu yang sebenarnya," Pungkas mantan aktivis GMNI ini. (Mp/uki/kk)