PAMEKASAN, Madurapost.id - Aksi ratusan aktivis PMII Cabang Pamekasan beberapa waktu lalu yang menuntut Pemkab Pamekasan menutup aktivitas tambang Ilegal di Pamekasan nampaknya tidak membuahkan hasil.

Meskipun sempat terjadi insiden berdarah hingga memancing amarah seluruh kader PMII Seluruh Indonesia ternyata berahir dengan kata "Percuma".

Menanggapi hal tersebut, Ketua Front Aksi Massa (FAMAS), Abdus Marhaen Salam mengatakan Bahwa Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan Plin-plan dalam menentukan sikap terhadap maraknya Galian C Ilegal di Kabupaten Pamekasan.

"Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan Ge Oghe, Berani membuka kembali kegiatan tambang Ilegal di Pamekasan hanya karena tuntutan LSM KOMAD," Kata Abdus. Sabtu (18/07/2020).

Lebih lanjut Abdus mengatakan bahwa Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan tidak bisa menghargai jerih payah para Mahasiswa yang berjuang hingga mengalirkan darah. Hanya demi kepentingan sebuah oknum yang jelas melanggar aturan.