Dia menerangkan, hasil pemeriksaan saksi-saksi, Iaka laut itu terjadi karena mesin perahu mati.
“Perahu mengalami trouble alkon macet, sehingga tenggelam,” terangnya.
Baca Juga:Demo di Polres Sumenep Mengiringi Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Keluarga Korban Tolak Laporan Balik
Kronologi kejadiannya, saat peristiwa perahu taxi macet, perahu tersebut juga memuat tujuh orang yang terdiri dari dua anak buah kapal (ABK).
Diantaranya, atas nama Samsul (35) warga Desa Sasi’il dan Muhammad (60), warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan atau Sapeken. Sementara nahkoda satu orang bernama Hosni (50), warga Dusun Poteran, Kecamatan Talango serta tiga orang penumpang, ketiganya merupakan mekanik pepasangan tower.