Hal itu dilakukan, sebab dari hasil monitoring STPI diketahui bahwa banyak APD atau masker bedah dan masker N95 yang seharusnya digunakan untuk pasien TBC malah digunakan untuk pasien covid-19.

Dari hasil temuan STPI, hingga saat ini di berbagai Puskesmas Sumenep termasuk rumah sakit, jatah masker khusus TBC masih tersedia.

"Masih ada, walaupun harus pesan lagi, karena memang perkembangannya sangat luar biasa. Tetap jalan, saya tahu sendiri," kata dia.

Sementara itu, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Dinkes Sumenep, Agus Mulyono, menerangkan bahwa penularan kasus TBC hampir sama dengan covid-19.