Selain itu, ada tim dari Bangkalan" class="inline-tag-link">Polres Bangkalan, Kominfo, dan dari Dinas Kesehatan yang siaga selama 24 jam untuk melaporkan data ke Provinsi dan update secara nasional.
"Itu juga akan terhubung dengan Kampung tangguh maupun Ponpes tangguh termasuk Puskesmas, RSUD dan bidan di setiap desa," ujarnya.
Rama berharap dengan adanya aplikasi ini, Kabupaten Bangkalan mampu memutus mata rantai covid-19 yang saat ini sudah berstatus zona merah.
"Kita berharap dan berdoa bersama semoga penyebaran covid 19 di Bangkalan ini segera menurun, dan zona merah yang kita sandang segera menjadi zona hijau," tutupnya. (mp/sur/din)