Madurapost.id - Salah satu tugas dosen adalah mengabdi kepada masyarakat, melakukan pendampingan dan mentranfer hal-hal baru pada masyarakat. Khususnya petani agar lebih berinovasi, maju, mandiri dan modern.

Iswahyudi sebagai petani sekaligus Dosen Universitas Islam Madura saat ini mencoba memperkenalkan teknologi budidaya padi sistem salibu pada petani.

Sistem ini ia kenalkan di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu. Teknologi ini cocok diterapkan untuk menyiasati besarnya pengeluaran petani dalam berbudidaya padi selama pandemi.

Diakui atau tidak, sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung ditengah upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

Budidaya padi salibu merupakan budidaya yang mempertahakan tanaman padi yang telah dipanen untuk tetap hidup, bahasa maduranya "Ngobu Solangah".