"Ini adalah persoalan agama, Lebih baik mati bersimbah darah, daripada harga diri guru kami dilecehkan seperti itu," Tuturnya ber api-api.

Bahrowi juga meminta kepada para Alumni dan Simpatisan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen untuk terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

"Permintaan kita kepada Polres Pamekasan, hanya tangkap pelaku yang atas nama Suteki," Penjelasan Bahrowi usai menjalani Pemeriksaan Polres Pamekasan sebagai saksi dalam kasus tersebut. (Mp/uki/kk)