Sementara itu, Ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Abd Latif Imron menjelaskan terhadap awak media, bahwa proses rapid test massal itu dilakukan kepada warga yang pernah kontak langsung dengan pasien positif covid-19.
"Rapid tes massal yang dilakukan tersebut merupakan himbauan dari Gubernur Jawa Timur untuk mengurangi penyebaran covid-19.
Untuk lokasi di bagi tiga zona, sedangkan ini adalah untuk zona pertama dilakukan di gedung balai diklat, meliputi Kecamatan Kota, Socah, Arosbaya, Burneh dan Kamal," ujar orang nomor satu di Bangkalan itu.
Lelaki yang akrab dipanggil Ra Latif itu juga menambahkan, bahwa sebanyak 33 orang dilakukan Rapid test, jika nantinya ada salah satu hasil rapid tesnya reakitf langsung dilakukan Swap/PCR dan dilakukan isolasi, agar tidak sampai menular.
"Ada 33 orang yang di rapid tes massal oleh tim covid-19 hunter Jatim, mereka statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG) dan ini akan berlangsung selama tiga," ujar orang nomor satu di Bangkalan itu. (Mp/sur/kk)