Sebelumnya, pada 13 Mei 2020 lalu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, Agus Molyono, memaparkan bahwa ada 10 sampai 15 warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Bluto, menjalani rapid test dan hasilnya semua reaktif. Secara otomatis masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Mereka sudah diambil sampel darahnya untuk dilakukan test swab ke Surabaya,” kata Agus.

Dari itu, Busyro membenarkan apa yang disampaikan Agus. Sebab, orang terdekat dan tetangganya yang pernah kontak langsung dengan pasien nomor 7 itu juga sudah dilakukan pemeriksaan medis.

“Mereka semua akan dilakukan isolasi mandiri juga,” tandasnya. (Mp/al/kk)