Bagi dia, pemerintah terkesan diam lalu anggaran untuk covid-19 yang cukup fantastis itu perlu disorot. Sebab hingga saat ini tidak ada kegiatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Dia menyatakan, di tengah pandemi Covid-19, aktivitas masyarakat di Kabupaten Pamekasan tampak terlihat tidak seperti biasa. Misalkan seperti yang terlihat di salah satu pasar yang berada di pantura Pamekasan, yaitu di pasar Waru.

"Mereka seolah tidak perduli dengan adanya wabah Covid-19 dan jarang sekali warga yang menggunakan alat pengaman atau pelindung seperti masker," tudingnya.

Melihat fenomena tersebut membuat pertanyaan dari sebagian kalangan, apa mereka memang tidak perduli, apa memang tidak paham terhadap cara pencegahan dan penularan virus corona. (mp/rul/rus)