SAMPANG, MaduraPost - Beberapa hari ini Kabupaten Sempang dikejutkan dengan berita di sejumlah media tentang banyaknya warga miskin yang tidak terdata oleh Pemerintah kabupaten Sampang.

Salah satunya adalah saat Bupati Sampang, H.Slamet Junaidi turun langsung ke Desa Banjar Tabulu Kecamatan Camplong, Bupati Sampang menemukan kehidupan nenek renta yang tidak pernah tersentuh oleh Bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah.

Begitu juga dengan warga Desa Bira Tengah Sokobanah Sampang, yang saat itu menjadi perbincangan publik ketika Slamet Ariyadi, anggota DPR RI mengunjungi kediaman keluarga Bapak rasad yang tinggal dirumah kumuh dan tidak pernah mendapat Bantuan dari Pemerintah.

Peristiwa tersebut membuat anggota DPRD Kabupaten Sampang, Alan Kaisan, mempertanyakan kinerja dua Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sampang, yakni Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Menurutnya, dua pembantu Bupati Kinerjanya sangat buruk. Minggu (03/05/2020).

“Dinsos ini berarti tidak melakukan pendataan hingga kebawah terkait warga miskin, seharusnya ada binaan karena mereka sudah lanjut usia. Karena disana sudah ada program pengentasan kemiskinan, PKH, BPNT dan lainnya,” ujar Alan.