Mereka yang mendapat BLT, adalah masyarakat miskin yang tidak masuk dalam daftar penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) atau program Sembako.
"Jadu, Penerima BLT merupakan masyarakat yang tidak tercover di PKH dan bantuan sosial yang lainnya,” Imbuhnya.
Lebih lanjut Bupati berharap agar dengan adanya BLT Dana Desa, Masyarakat yang terdampak Covid-19 bisa terbantu. Sehingga pihaknya mendorong kepala desa se Kabupaten Pamekasan untuk segera merealisasikan BLT Dana Desa.
Setelah menyerahkan BLT-DD di Desa Toket Kecamatan Proppo, Bupati bersama Rombongan menuju desa Waru Barat Kecamatan Waru. Untuk secara simbolis menyerahkan BLT Dana Desa kepada Masyarakat setempat.