SUMENEP, MaduraPost - Ditengah pandemi virus corona atau covid-19 melanda beberapa negara termasuk Indonesia, pemerintah pusat memberikan bantuan dengan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga terdampak covid-19.

Bantauan itu, sudah bisa dijalankan sejak bulan April 2020. Namun, mekanisme pendaftaran sendiri harus melalui beberapa tahap. Program BLT sendiri jika diuangkan berkisar Rp. 600.000,- selama tiga bulan, yang berbentuk sembako.

Akan hal itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, mengatakan bahwa proses pendataan program BLT sudah selesai dilakukan, dengan jumlah total 65.695 warga, baik yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS ) dan non DTKS.

"Yang di DTKS kita usulkan tambahan sembako 30.000, dan untuk BLT 65.695. Semua data yang masuk ke kami kita bagi untuk ke pusat, Provinsi, dan tambahan sembako," ungkap dia pada media ini, Sabtu (25/4).

Data tersebut, kata Iksan, nantinya akan melalui surat ke Bupati yang dikirim ke pusat atau ke Kementrian Sosial (Mensos). Sementara, untuk Provinsi cukup melalui Kepala Dinas (Kadis).