Mastuki melanjutkan, Tidak bisa dibayangkan seperti apa pembangunan di desa jika dirinya tidak aktif melakukan monitoring ke pelosok desa.
Selain itu, Mastuki mengatakan bahwa profesinya yang dianggap sebelah mata, justru baginya adalah suatu bentuk amar Ma'ruf dan pengabdian dalam membangun negeri tanpa harus jadi pegawai Negeri.
"Untuk jadi penceramah, Sudah ada Kyia, Biarkan Amar Ma'ruf terkait pembangunan proyek yang terindikasi korupsi, Pasrahkan ke saya," Katanya. (Mp/liq/lam)