Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mayangan Iptu Mugi mengatakan, korban masih belum diketahui siapa. Sebab belum ada identitas.

“Masih belum diketahui korban siapa, termasuk dugaan ABK atau napi. Untuk antisipasi COVID-19, petugas harus jaga jarak dan menggunakan APD,”jelasnya.

Yang menguatkan dugaan bunuh diri, lanjutnya korban sempat menduduki batako. Kemudian ia singkirkan hingga menggantung meski kaki menempel lantai gazebo.

Petugas dengan menggunakan APD lengkap akhirnya membawa korban dengan menggunakan ambulan ke kamar jenazah RSUD dr. Muhamad Saleh untuk proses aotopsi.(Sumber : JNN.co.id)