“Kami tidak berani, langsung ke Kapolres saja. saya hanya melakukan lidik saja,” katanya.
Di tempat terpisah ketua komunitas monitoring dan advokasi (KOMAD) zaini wer wer menyesalkan kejadian naas yang menimpa kantor milik negara padahal itu rumah aspirasi rakyat yang notabene nya banyak pos penjagaan dari satpol pp dan cctv.
"Saya sangat heran kok bisa kebobolan dan apa yang mau di curi disana toch hanya arsip dan kompiuter yang berharga disana, ini ada apa" tanya wer wer dihadpan media.
Sehingga dengan demikian kami berharap kepada aparat kepolisian agar dapat mengungkap dan menangkap maling dan otak dari aksi pembobolan itu, karena ini jelas jelas mencoreng nama baik kabupaten pamekasan dengan jargon "PAMEKASAN HEBAT" Tandasnya (mp/fat/lam)