Jadi apakah ulama tidak bisa ambil solusi terbaik dengan melarang shalat Jumu'ah di masjid, bahkan nanti dilarang shalat tarawih di Masjid atau mushola dan sudah di himbau tidak ada shalat ied tahun ini dan lain lain seolah olah umat ini sedang di jauhkan dari rumah rumah Allah dengan alasan menghentikan penyebaran covid-19.

Sedangkan pasar pasar dan pabrik² masih bisa buka padahal potensinya lebih besar walaupun ada protokol bersih² dan pakai masker.

Seharusnya Ulama ulama negeri ini tinggal intruksikan kepada para Ta'mur masjid itu dengan maklumat bahwa harus diadakan protokol bersih bersih, cuci tangan sesuai protokol menggunakan sabun , dan wajib pakai masker.

Jika Jama'ah tidak sesuai mau ikut protokol jangan ijinkan masuk masjid harus tegas, lalu masjid tidak menggunakan karpet di gulung saja dan lantai keramiknya selalu di bersihkan pakai karbol untuk bersihkan lantai, insya allah itu virus hancur kena karbol.