SUMENEP, MaduraPost - Ahmad Suyono (22), warga Dusun Kowel, Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, babak belur di amuk massa.
Dia menjadi bulan-bulanan warga Dusun Parseh, Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan setempat, setelah diisukan akan menculik anak, yakni atas nama Qorisatil Arika (16), seorang siswa di salah satu Sekolah Menengah Negeri (SKM).
Sontak viral di Media Sosial (Medsos), kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (22/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
"Berawal pada pukul 12.30 WIB, Ahmad Suyono, mengkonsumsi obat batuk merk komik sebanyak 1 box isi 10 bungkus, disebuah gubuk Dusun Karangsokon Timur, Desa Puyadan Karangsokon," ungkap Kasubbag Humas Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, AKP. Widiarti, melalui hasil interogasi terlapor di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Guluk-Guluk, dalam rilisnya.
Setelah itu, lanjut Widiarti, terlapor berjalan kaki dan tidak sadar akan kemana. Setelah sadar, kata dia, terlapor kemudian ingin kembali kerumahnya.