[caption id="attachment_3322" align="alignnone" width="300"]madurapost.id/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0082-300x192.jpg" alt="Ilustrasi" width="300" height="192" /> Ilustrasi[/caption]
SAMPANG, MaduraPost - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Sampang kembali menuai masalah. Hal itu diketahui Dinas Sosial (Dinsos) setempat usai menerima banyaknya pengaduan dari para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sekretaris Dinsos Sampang, Taufik, mengatakan, lebih sering menerima aduan dari masyarakat dari pada laporan para Pendamping di masing-masing lokasi. Padahal, Dinas setempat sering mewanti-wanti agar para pendamping lebih kooperatif dalam melaporkan kondisi BPNT.
"Kami sering menerima laporan tentang masalah BPNT ini dari Masyarakat mas, bukan pendamping," Senin (20/1/2020)
Kendati demikian, taufik sapaan akrabnya menyampaikan, Kepala Dinsos sering turun ke lapangan untuk memastikan masalah terkait berjalannya BPNT tersebut berdasarkan beberapa aduan yang diterima. Namun, permasalahan terkait prosedur pencairan BPNT nyatanya masih ada.