Persoalan pembangunan lapangan futsal, Muidi mengalihkan ke pembangunan jembatan dan tower. Alasannya tanah untuk dibangun lapangan tersebut masih berstatus sengketa. Sehingga anggaran senilai Rp 321 itu dialihkan ke dua pembangunan lain.
"Kalau fiktif tidak berani dilaporkan. Dana pembangunan futsal itu sementara dialihkan ke pembangunan jembatan dan tower," ungkapnya melalui sambungan via telepon.
Muidi mengakui bahwa bennar laporan DD yang dipublikasikan itu tidak diubah. Sehingga pihaknya memaklumi jika ada masyarakat yang menuding, hanya ada laporan tapi tidak ada pembangunan.
"Mestinya yang dilaporkan bukan pembangunan futsal, tapi jembatan dan tower," singkatnya. (mp/red/rus)