SAMPANG, MaduraPost - Persoalan realiasi program Alokasi Dana Kelurahan (ADK) 2019 di kabupaten Sampang seakan tak berkesudahan, Setelah mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat, Kini proyek ADK dikeluhkan warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek.
Misalnya proyek pembangunan saluran irigasi yang terletak di perum Permata Selong, kelurahan Gunung Sekar, kecamatan Sampang. Pasalnya proyek yang baru saja selesai dibangun itu kini telah rusak.
Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, Proyek tersebut dikerjakan CV Kembar Jaya Perkasa dengan nilai kontrak Rp 186.780.000. Sementara lokasi pengerjaan ada di blok G, H, dan I.
Ketua RT 8/ RW IX, Muni menuturkan, proyek saluran irigasi di lokasinya dikeluhkan warga. Sebab cover U-ditch atau penutup saluran yang dipasang sudah retak.
Warga protes dan meminta kepada rekanan pelaksana proyek agar cover U-ditch yang retak itu diganti dengan yang baru. Anehnya sekarang di cover U-ditch itu ada tulisan "Plat beton ini milik warga".