Sebelumnya, sejumlah media lokal di Pamekasan mengendus adanya praktik prostitusi daring tersebut dan menurut media itu, praktik tersebut dilakukan oknum warga di luar Pamekasan.

Buktinya, para pemilik akun umumnya menyebutkan sedang melakukan "expo" di Pamekasan. (mp/rai/din)