"Sejak itu anak saya menjalani dua kali operasi, dan harus melakukan kemoterapi setiap sepuluh hari sekali," katanya.
Artini mengaku kesulitan untuk membiayai anaknya yang sedang sakit keras. Dirinya hanya dapat bersyukur dengan bantuan para donatur yang sudah mengulurkan tangannya untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan anaknya.
Baca Juga:Bupati Pamekasan Bersama DLH Lakukan Aksi Bersih-bersih dan Penanaman Pohon di TPA Angsanah
"Saya ucapkan terimakasih banyak kepada para donatur yang sudah membantu untuk pengobatan anak saya. Bantuan ini sangat berarti buat saya dan anak saya," ucap Artini.
"Terimakasih banyak kepada Bapak Bambang atas bantuannya," lanjutnya.