Fendi ketua selaku panitia penyelenggara sangat menyayangkan ketidak hadiran mereka karena menurutnya meskipun ini bukan agenda resmi KPU paling tidak ini menjadi tolak ukur bagi para pemilih.
“Menurut kami,yang tidak hadir ini bisa disebut pengecut padahal sudah kami undang untuk memberikan visi-misi arah kebijakan apabila terpilih nanti,” tuturnya.
menurut Efendi sebagai pemuda Sokobanah ingin memberikan kesadaran kepada masyarakat atas pentingnya peran legislatif dalam menyambut revolusi industri 4. 0. Dan acara dialog publik ini tidak serta merta hanya memberikan panggung terhadap calon legislatif kecamatan Sokobanah.
Dan ini bertujuan ide dan gagasan caleg tersebut bisa memberikan nilai tawar terhadap masyarakat Sokobanah. Dan subtansi acara ini memberikan dampak positif dalam mengkawal program, kebijakan dan mengontroling birokrasi kecamatan Sokobanah yang diemban oleh wakil rakyat sebagai dprd.
“Jangan sampai DPRD yang sudah jadi nantinya tidak tau apa yang mereka kerjakan,cuma taunya masalah proyek saja,” imbuhnya.