Dan menurut salah seorang pemuda pegiat anti korupsi Jawa Timur berinisial AR (32) mengatakan bahwa setelah adanya laporan dari masyarakat setempat kalau rusaknya saluran air yang amburadul tersebut tidak wajar dan menjadi polemik di masyarakat maka dirinya melakukan kroscek ke lokasi.
"Setelah adanya laporan dari masyarakat dan setelah turun ke lokasi saluran air yang sudah amburadul itu saya mendapatkan beberapa temuan yang saya duga dalam pelaksanaannya tidak sesuai RAB". Jelasnya.
"Dan dalam temuan saya dilapangan saya duga kalau proyek saluran air yang belum lama dinikmati masyarakat itu pada pelaksanaannya dikerjakan asal jadi dan hanya dijadikan lahan memperkaya diri sendiri oleh pelaksana," ungkap AR.
AR menegaskan bahwa dirinya besama masyarakat akan melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.
"Dalam waktu dekat saya dan beberapa masyarakat akan segera melakukan pelaporan ke pihak berwenang dan akan mengkawalnya agar hasil proyek siluman dan abal - abal itu benar-benar diproses secara hukum,"tegasnya.(mp/nir/zul)