Sedangkan menurut Diana Putri Arifiani mahasiswi  Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Bangkalan jurusan Bahasa dan Sastra Indanonesia mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi karena ada perkumpulan (KML) yang mau memberi wadah untuk ruang menulis.


"sebagai kaum millenial, saya merasa miris terhadap kalangan muda. Karena jika terlalu tergantung terhadap HP, terus melupakan kegiatan yang bisa mengekspresiakan diri melalui tulisan". Paparnya saat ditemui Festival Puisi Bangkalan (FPB).


M. Helmy Prasetya selaku pembina KML menerangkan bahwasannya dengan adanya literasi dan berangkat dari kegiatan kawan-kawan sastrawan mampu memberikan pengaruh walaupun sedikit terhadap literasi di Bangkalan.


"Kita berupaya terus membangun kreatifitas yang ada, menjadi suatu penampung karya teman-teman". Ujarnya.