Toni salah seorang kerabat korban mengatakan, dia mengetahui kejadian tersebut setelah ada orang menghubungi dirinya disuruh menjemput korban
Baca Juga:Avan, Guru Penuh Dedikasi Asal Sumenep, Berjuang Mencerdaskan Anak Bangsa Ditengah Wabah Covid-19
"Saya dihubungi oleh seseorang dan saya diminta untuk menjemput hasbulla (korban) ke Dusun Sempong Desa Pasongsongan, akan tetapi saya tidak diberitahu kalau ada kejadian seperti itu, sesempainya di TKP saudara saya sudah dengan kondisi luka parah dan banyak mengeluarkan darah,"Ucapnya