Lanjutnya, namun untuk tahun ini merupakan tahun yang paling sulit untuk mencari hasil. Jangakan untung kadang modal saja tidak balik, bahkan harus merogoh gocek untuk makan sehari-hari.
"Selama lima 5 hari ini sangat sepi pembeli, bayangkan dari hari pertama sampai hari hanya ini hanya laku 2 bendera, itupun yang laku harga 15 ribu," tuturnya
Ade menambahkan, bahwa modal untuk menjual bendera dihasilkan dari berhutang, namun hingga saat ini masih belum ada penghasilan. biasanya pada bulan Juli akhir sudah ramai tapi sekarang sangat sepi, mungkin ini juga dampak dari pandemi covid-19