Wisata Kuliner Desa di Bangkalan Tak Kalah Menarik dengan di Perkotaan

  • Bagikan

BANGKALAN, MaduraPost – Wisata Kuliner di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi menjadi destinasi wisata baru di Bangkalan,

Tak hanya kulinernya yang menggoyangkan lidah, pemandangannya pun bikin betah dan pemandangannya bikin memanjakan mata.

Antusiasme warga Bumianyar, bagi warga Tanjung Bumi menjadi peluang kerja baru. Sementara bagi pemerintah daerah, wisata tersebut dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meskipun kawasan Tanjung Bumi yang di kenal dengan Icon batiknya, di sisi lain terdapat macam objek wisata yang menjadi potensi dan daya tarik bagi wisatawan.Desa yang dikenal dengan batiknya ini memiliki objek wisata yang patut di kunjungi, selain melihat berbagai macam deretan ekowisata yang terletak di Desa Bumianya, Kecamatan Tanjung Bumi.

Kepala desa Bumianyar Hartono menjelaskan, awal mula berjalannya wisata kuliner di Tanjung Bumi tepatnya di Bumianyar ini, tidak lepas dari peran masyarakat dan pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Mustasyar PWNU Jatim Berduka Atas Meninggalnya KH. Moh. Lutfi Ishaq

Sebelumnya. Pihaknya juga Melakukan study banding ke Prigen kabupaten Pasuruan, disana banyak desa yang awalnya kurang produktif dengan keadaan yang sederhana, dengan berjalannya waktu desa-desa di Prigen itu menjadi desa berkembang dan kami tertarik untuk membangun wisata kuliner bersama masyarakat Bumianyar agar menjadi Desa yang berkembang dan produktif.

“Awalnya memang agak kesulitan untuk membangun wisata kuliner ini,dengan beriringnya waktu, lalu, melakukan study banding ke Prigen Pasuruan, kami berinisiatif untuk membangun desa bersama-sama masyarakat Bumianyar untuk menjadikan desa yang produktif dan bisa menjadi peluang kerja untuk warga Bumianyar khususnya, akhirnya terciptalah desa yang kami rasakan saat ini mas,” ungkap Hartono kepala desa Bumianyar itu saat di wawancarai oleh awak media Kamis, (11/3/2021).

BACA JUGA :  Pantai Biru Bangkalan, Destinasi Wisata Dari Bekas Pembuangan Sampah

Selain itu, pihaknya juga menyebutkan bahwa, proses perekrutan pekerja di wisata kuliner ini 85% asli warga putra desa bumianyar sendiri.

Terhitung jumlah tempat yang menjadi peluang kerja warga Bumianyar ada sekitar 21 tempat yang sampai saat ini masih berjalan

“Pekerja di 21 tempat itu murni asli orang Bumianyar, karena itu juga ada kaitannya deengan desa, dari situ kami melakukan perekrutan yang mau pekerja di wisata-wisata kuliner yang ada di Bumianyar ini mas,” jelasnya

Di tempat yang sama, salah satu pemilik resto di deretan wisata kuliner di Bumianyar tepatnya M2M H. Sahrum merasa bangga dan senang akan adanya wisata kuliner di Tanjung Bumi, karena menurutnya ini sangat membantu kepada pemuda desa yang belum punya pekerjaan.

BACA JUGA :  BPPKAD Kabupaten Sumenep Mengucapkan, Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2021

Menurut Sahrum sapaan lekatnya asli warga Bumianyar sangat antusias dengan keberadaan wisata kuliner ini, karena saya yakin banyak sekali yang belum mempunyai pekerjaan, dan ini sangat membantu kepada pengangguran yang ada di daerah ini.

“Alhamdulillah sekarang pengangguran di Bumianyar ini sudah agak mengurang mas,” tuturnya

Sambung, H.Multazam wakil BPD Bumianyar, salah satu yang mempunyai peran aktif dalam memajukan dan meningkatkan desa Bumianyar dengan wisata kuliner, dia berkomitmen mempunyai tujuan untuk meningkatkan potensi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bumianyar berpegang teguh dalam upaya memajukan desanya.

“Semoga ini bisa berjalan terus dan bisa mengangkat nama baik desa Bumianyar ini ke depan,” harapannya

  • Bagikan