Scroll untuk baca artikel
DaerahHeadlinePemerintahan

Warga Desa Aingtongtong Keluhkan Proyek Drainase yang Diduga tidak sesuai Spek

36
×

Warga Desa Aingtongtong Keluhkan Proyek Drainase yang Diduga tidak sesuai Spek

Sebarkan artikel ini
Proyek Saluran Air di Desa Aingtongtong Sumenep
Proyek Saluran Air di Desa Aingtongtong Sumenep

 

SUMENEP, MaduraPost – Masyarakat Desa Aingtongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur keluhkan kegiatan proyek Drainase di Dusun Endana RT 5 RW 2 desa setempat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kegiatan yang dilakukan pada tahun 2019 itu diduga pekerjaannya asal-asalan alias tidak sesuai Spek.

Menurut HD (Inisial) warga setempat, merasa sangat kecewa terhadap pemerintah Desa (Pemdes) Aengtongtong. Ia menilai, Pemdes setempat cenderung lebih mengedepankan kepentingan peribadi daripada kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  KEPALA DESA BIRA TIMUR SOKOBANAH MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Dikatakan, pelaksanaan kegiatan Drainase di Dusun Endana, RT 5, RW 2 itu tidak berkualitas.

“Bagaimana mungkin kegiatan yang baru selesai beberapa bulan yang lalu sudah Retak, itu kan sangat tidak logis. Kalau memang dikerjakan sesuai dengan Spek?,” katanya dengan nada geram, Minggu (26/1/2020).

Pihaknya mengatakan, atas nama masyarakat sangat kecewa terhadap pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga :  KH Moh. Ramdlan Siraj Kawal Fauzi-Kiai Imam ke KPU Sumenep

“Sejauh kami memantau, selama pelaksanaan kegiatan tersebut, kami menilai memang sudah tidak beres. Sebab mulai dari pondasi dan pemasangan batunya sudah mencurigakan bagi kami,” paparnya.

“Hanya saja waktu itu untuk menegurnya kami kurang enak, sebab yang melakukan kegiatan bukan warga setempat, padahal setahu kami mestinya kegiatan DD itu kan pelaksana atau pekerjanya harus memberdayakan masyarakat setempat (menggunakan tenaga dari desa setempat),” sambung dia.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Tegaskan Distribusi Bantuan Gempa Sepudi Dilakukan Bertahap

HD pun berharap pemerintah daerah dapat mengambil sikap yang tegas dalam pelaksanaan kegiatan DD. “Terlebih terhadap pendamping, baik mulai dari pendamping tinkgkat desa hingga kabupaten,” jelasnya (mp/fat/rul)