Tidak Lazim, Begal Payudara Merajalela di Sumenep

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Heboh, sepekan terakhir masyarakat Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, takut dengan maraknya begal. Bahkan, adanya begal tersebut sangat membuat ironi dan resah para warga.

Tak lazim pada umumnya, begal ini tidak hanya merampas barang milik korban. Melainkan anatomi tubuh pun jadi mangsa. Dirasa sangat empuk, para komplotan begal tersebut merampas barang milik korban seperti emas, yakni kalung dan lain-lain. Sisanya, mereka membegal payudara wanita.

Di Kecamatan Manding, tepatnya di sebuah perbatasan antara Kecamatan Manding dan Dasuk, para begal sering beraksi. Hasil pantauan di lapangan, mereka sering melancarkan aksinya tepat di jalan raya Gurbas, Desa Jabaan Kecamatan setempat.

BACA JUGA :  Polsek Prenduan Hentikan Penyelidikan Kasus Pencurian dan Pengrusakan

Beberapa Minggu terakhir, pesan berantai dan video pembegalan seorang wanita sempat viral di media sosial. Bahkan, aksi begal yang dilancarkan hingga saat ini diklaim masih berkeliaran bebas di kawasan tersebut.

“Dalam beberapa Minggu ini, masyarakat sangat diresahkan. Bahkan, tadi habis solat magrib ada warga yang hampir jadi korban,” ungkap warga setempat inisial T, Selasa (29/12).

Pihaknya mengatakan, dalam melakukan aksinya, para begal tidak hanya mencoba merampas paksa perhiasan korban, namun juga melakukan pelecehan seksual kepada para korbannya.

“Sudah banyak korban perempuan oleh pelaku yang di pegang bagian vitalnya (Bagian dada, red). Atas kejadian ini, warga takut yang mau bepergian keluar rumah pada waktu sepi mas,” tegas dia.

BACA JUGA :  Pelajar Asal Sumenep Meninggal Dunia di RSUD Sumenep Karena Miras Oplosan

Untuk itu, pihaknya bersama warga lainnya berharap agar penegak hukum segera menangkap para pelaku begal tersebut. Lebih-lebih memberikan pelayanan maksimal di lokasi rawan.

“Kami berharap polisi segera menangkap pelaku ini, karena sangat meresahkan sekali. Juga kami meminta polisi maksimalkan patroli pada waktu sepi seperti habis solat magrib,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Manding, Iptu Syaifuddin membenarkan adanya kejadian pembegalan yang meresahkan masyarakat setempat. Namun, Syaifuddin mengaku belum menerima adanya laporan tentang adanya warga yang terkena bega, meski rumor tersebut sudah diketahuinya.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Dalami Dugaan Korupsi Dana Kapitasi di Puskesmas Bulangan Haji

“Di sana (Jalan Gurbas_red) memang tempat rawan karena sepi. Atas beberapa kejadian, kami harap adanya laporan dari warga, sehingga kami bisa bidik pelaku ini,” terangnya, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan selularnya.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengaku telah meringkus satu orang pelaku begal payudara. Sedangkan komplotannya masih dalam penyelidikan.

“Satu orang pelaku begal itu sudah kita tangkap, sisanya masih kita kejar. Bila ada kejadian lagi, silahkan warga melapor ke Polsek terdekat biar bisa segera di proses,” tukasnya. (Mp/al/kk)

  • Bagikan