Tersangka Pencurian HP Tak Ditahan, Ancam Polsek Karang Penang Diaudiensi

  • Bagikan

SAMPANG, MaduraPost –  Bakal melakukan audensi ke Mapolsek Karang Penang pihak keluarga Qosim (30) warga Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben yang diduga  tebang pilih kepolisian penanganan kasus pencurian Handphone, di Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang.

Pasalnya, Qosim bersama ketiga orang rekannya yang terlibat dalam kasus pencurian itu sempat ditangkap dan ditahan. Namun, saat ini tiga rekan Qosim sudah dilepas oleh pihak kepolisian, sementara Qosim masih ditahan di Mapolres Sampang.

Salah satu keluarga Qosim, Siti Khotijah mengatakan, kalau dari tiga tersangka tidak di tahan lagi, pihaknya akan melakukan audensi ke Mapolsek Karang Penang, kerena pihak polisi terkesan tebang pilih dalam menangani kasus Qosim.

BACA JUGA :  Puluhan Massa Demo Kapolsek Karang Penang, Minta Tersangka Pencuri Hp Dibebaskan

“Kami tidak terima dan akan melakukan audensi, karena dari tiga orang bebas tapi hanya Qosim yang ditahan sampai sekarang, sehingga ini namanya tidak adil dari pihak kepolisian,” katanya.

“Saya meminta dengan hormat kepada penegak hukum untuk dari tiga tersangka ditahan lagi atau diproses secara hikum,” pintanya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Sampang Budi Darmawan
membenarkan, bahwa sempat mengembalikan berkas, namun setelah dikembalikan melakukan koordinasi kita dengan penyidik  langsung dengan pihak yang berkompeten dalam hal ini dia menjelaskan juga terkait dalam hal tersebut petunjuknya.

BACA JUGA :  Alpart Sebut OPD dan DPRD Pamekasan Tak Paham Regulasi DBHCHT

Kemudian dari hasil koordinasi tersebut P19 hanya satu sekali dan tidak boleh menambah P19 dalam aturannya, akhirnya di sepakati dipenuhi semua petunjuknya, bahkan terakait alat bukti dari tiga orang yang  sempat ditahan di Mapolres Sampang hanya ada beberapa nama untuk menjadi saksi dalam perkara tersebut.

“Kedua ada beberapa hal yang harus dilengkapi terkait penyitaan, karena dalam berkas 363 pencurian sudah dipenuhi, namun batas penahanan pada hari jumat kemarin, sehingga saya tidak bisa menolak yang penting petunjuk saya dipenuhi, agar bisa menjadi satu kesatuan paling tidak jadi saksi,” katanya, Senin (21/12/2020).

BACA JUGA :  Polsek Waru Pamekasan Amankan Tiga Pelaku Curanmor Asal Desa Bajur

Untuk tindakan 480 kan sudah jadi saksi di perkara tersbut, namun saya siap untuk mengembalikan dan akan koordinasi dulu dengan pihak polres Sampang.

Sekarang sudah masuk tahap ke dua dengan lima orang yang jadi saksi silakan tanyakan lebih lanjut ke penyidik

“Untuk penanganan perkara 363 atas nama Qosim untuk melengkapi alat bukti dari tiga orang tersebut akan diperiksa untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” jelasnya.

“Silakan tanyakan ke Kanit atau ke Polsek Karang Penang, terkait 480, Karana saya tidak melarang haknya sampeyan mas,” pungkasnya. (Mp/man/rus) 

  • Bagikan