Scroll untuk baca artikel
Berita

Sumenep Jadi Pusat Cengkeh Berkualitas dan Potensi Pertanian Unggulan, DKPP Bilang Begini

Avatar
68
×

Sumenep Jadi Pusat Cengkeh Berkualitas dan Potensi Pertanian Unggulan, DKPP Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI. Potret ilustrasi salah satu cengkeh berkualitas yang saat ini ada di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Siapa sangka Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikenal sebagai penghasil cengkeh berkualitas tinggi.

Salah satu daerah penghasil cengkeh unggulan itu terletak di Pulau Masalembu.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengungkapkan, bahwa setiap musim panen, Sumenep dapat memproduksi sekitar 25 hingga 30 ton cengkeh.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Fokus Tingkatkan Pendapatan Daerah melalui APBD 2025

Hal ini menurutnya menandakan suburnya lahan pertanian di wilayah kepulauan tersebut.

“Hasil panen ini menunjukkan potensi besar lahan pertanian kami,” kata Chainur Rasyid disela-sela acara Temu Tani dan Bazar Tani 2024 yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (2/9) pagi.

Selain cengkeh, Sumenep juga dikenal dengan berbagai varietas unggulan seperti bawang, siwalan, tembakau, patthek, dan lainnya.

Baca Juga :  KPU Sumenep Tetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2024, Ini Dia Daftarnya!

Chainur Rasyid menambahkan, bahwa produk-produk ini dapat diolah menjadi berbagai bahan berguna, termasuk minuman khas seperti jamu tradisional dan makanan ringan.

“Cengkeh dari Sumenep sering digunakan sebagai bahan utama dalam berbagai rempah-rempah berkat kualitasnya yang konsisten,” kata Chainur Rasyid menjelaskan.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan rasa syukurnya atas kekayaan potensi di daerahnya yang kini telah dikenal di tingkat internasional.

Baca Juga :  Sumenep Dorong Transformasi Digital Pendidikan Lewat Bimtek Koding dan AI

Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengemasan dan pengembangan produk secara optimal untuk menembus pasar global.

“Menembus pasar global tentu penuh tantangan, namun dengan semangat kolaborasi, kita bisa mencapainya bersama-sama,” tegas Bupati Fauzi.***