Suami Tidak Pulang, Wanita Lain Jadi Sasaran Kekerasan

  • Bagikan
Holidatul Kamariyah, Korban dugaan tindak pidana penganiayaan di Palengaan Laok dan Surat Tanda Terima Laporan dari Polsek Palengaan (Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Holidatul Kamariyah warga Dusun Teklampok, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya ke Kepolisian Polsek setempat. Senin (27/09/2021) Kemaren.

Hal itu diketahui berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi tertanggal 27 September 2021 dengan nomor surat : LP-B/31/IX/2021/SPKT/POLSEK PALENGAAN/POLRES PAMEKASAN POLDA JAWA TIMUR.

Adapun nama dari kedua terlapor atau kedua wanita yang diduga melakukan tindakan penganiayaan yang terjadi di Dusun Sekgersek, Desa Palengan Laok tersebut adalah Amaliah dan Mailah.

BACA JUGA :  Gerindra, Perbaikan Form DA 1 Milik Partai Nasdem Di Kecamatan Proppo dan Larangan Tidak Sah

Keduanya (Amaliah dan Mailah, red) merupakan warga Dusun Konten, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Menurut Khalil selaku kerabat korban, bahwa pemicu terjadinya dugaan tindakan yang menyebabkan luka gores pada beberapa bagian wajah dan memar-memar di beberapa bagian tubuh itu adalah cemburu buta.

“Kedua terlapor atau pelaku penganiayaan tersebut mengira kalau Abdul Wafi suami dari Amaliah yang tidak pulang ke rumahnya itu direbut oleh pelapor atau korban (Holidatul Kamariyah, red), dan itu adalah sepupu saya,” jelasnya, Jum’at (1/10/2021).

BACA JUGA :  Pemerintah Desa Waru Barat Mengucapkan "Selamat dan Sukses Untuk IAI-MU Panyeppen Pamekasan"

Kronologisnya itu kata dia, ketika kebetulan sepupunya itu lewat mau ke rumah mertuanya dan berhenti di rumah Abdul Wafi. Nah, di tempat itu urai dia, sepupunya itu ketemu dengan istri Abdul Wafi yang langsung melabrak dan membawanya ke tempat mertua pelaku (orang tua Abdul Wafi).

“Nah, pada waktu itu meskipun dikasih tahu oleh mertuanya (ibu Abdul Wafi, red) kalau Holidatul Kamariyah itu kerabatnya sendiri dan sepupu saya, istri Abdul Wafi atau terlapor itu tetap tidak percaya, dan malah mengundang temannya itu mengeroyok atau menganiaya korban,” urainya.

BACA JUGA :  Keluarga Korban Kasus Pembacokan Geruduk Polsek Robatal

Sementara Holidatul Kamariyah selaku korban sekaligus pelapor dari perkara tersebut mengatakan, kalau dirinya benar-benar tidak terima atas apa yang dilakukan oleh terlapor. Sebab ucap dia, atas dasar apa keduanya itu menganiaya dirinya sehingga dirinya masuk Rumah Sakit karena mengalami banyak luka dan memar-memar di tubuhnya.

“Makanya saya melaporkannya ke Polsek Palengaan. Dan kini, saya sangat berharap kepada pihak Kepolisian agar segera menindaklanjuti laporan saya dan segera menghukum keduanya,” harapnya.

  • Bagikan