Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Stok Dosis Vaksin di Dinkes dan KB Sumenep Aman

33
×

Stok Dosis Vaksin di Dinkes dan KB Sumenep Aman

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA. Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono, saat diwawancara sejumlah pewarta usai launching vaksinasi pertama anak usia 6 hingga 11 tahun di SDN Parsanga IV. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Hingga kini ketersediaan dosis vaksin di Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih aman. Rabu, 2 Februari 2022.

“Kami di Dinkes dan KB Sumenep untuk ketersediaan vaksin masih cukup aman,” kata Agus Mulyono, Kepala Dinkes dan KB Sumenep, usai melaunching vaksinasi pertama usia 6 hingga 11 tahun di SDN Parsanga IV, Rabu (2/2).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Usai Pelaksanaan Apel Gabungan, Personel Kodim 0826 Pamekasan Bersama Jajaran Koramil Lakukan Rapid Test

Mulai dari vaksin zinovac, fisher dan jonhson diklaim masih tersedia. Agus mengatakan, ketersediaan vaksin yang cukup bisa menjadi barometer target capaian tahun 2022.

Disamping ketersediaan dosis vaksin, pihaknya juga kolaboratif dengan 27 Puskemas yang ada di Sumenep. Artinya, kata dia, Tim Satgas Covid-19 meliputi Kodim 0827, Polres, dan tim vaksinator sudah terlatih keseluruhan.

Baca Juga :  Minta Bantuan Puskesmas, Layanan Diagnosa TBC RSUD Pamekasan Terganggu

“Saat ini untuk pelayanan pandemi Covid-19 tercukupi sampai seratus persen,” kata Agus lebih lanjut.

Ditanya soal bahaya Covid-19 varian Delta dan Omicron, pihaknya menegaskan, varian Delta lebih ganas dibanding Omicron.

“Omicron itu lebih cepat menularnya, cuma untuk kefatalan hingga meninggal dunia, varian Omicron di tingkat Nasional masih hanya beberapa,” kata Agus menerangkan.

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran Covid-19, Koramil Pasean Gelar Operasi Protokol

Tak lupa, pihaknya terus mengimbau masyarakat agar terus waspada. Menurut dia, setiap orang tidak mengharapkan sakit karena Covid-19, namun pemerintah hadir demi memutus mata rantai sebaran virus asal Kota Wuhan China tersebut.

“Maka kami sebagai pemerintah hadir untuk menyehatkan mereka melalui vaksinasi,” kata Agus menambahkan.