Satpol PP Sumenep Berdalih Tidak Tahu, Kafe Jadi Kandang Pesta Miras

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Polisi grebek Kafe Apoeng Ketha di Desa Muangan, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur saat mendapatkan informasi adanya pesta minuman keras (Miras), Kamis (5/11/2020) kemarin.

Dalam patroli Sat Sabhara Polres Sumenep, petugas temukan dua orang laki-laki dan dua perempuan tengah asyik pesta Miras di dalam ruangan karaoke kafe tersebut.

“Kami hanya menemukan botolnya, minumannya tidak ada,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya, Jumat (6/11).

Disisi lain, Sumenep masih dalam status zona oranye Kabupaten dan status zona kuning Jatim dalam data penyebaran pandemi Covid-19. Data tersebut bisa dilihat di situs resmi Kominfo Sumenep, serta situs resmi Kominfo Provinsi.

Sementara itu, dalam Intruksi Presiden (Inpres) nomor 6 tahun 2020 dijelaskan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Dari aturan itu lahirlah peraturan Bupati (Perbup) nomor 55 tahun 2020 tentang penerapan Prokes.

Sayangnya, dalam kondisi wabah Covid-19 di Sumenep, masih saja banyak kafe diduga belum mengikuti Prokes yang ada. Kepala Satpol PP Sumenep, Purwo Edi Prawito mengatakan jika mengacu pada aturan yang ada memang tidak diperbolehkan.

“Ya kalau secara Prokes tidak boleh,” kata dia, saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan selularnya.

Ditanya soal aturan Prokes pada kafe yang melangsungkan pesta Miras dan tak mematuhi Prokes, Purwo memilih untuk tidak berkomentar.

“Biar saya rapatkan dulu, saya baru tahu tadi malam kejadiannya. Kemarin yang gerebek itu Polres,” ujarnya.

Menurutnya, Kafe Apoeng Ketha yang sempat digrebek polisi tersebut di klaim adalah permainan oknum. Jelasnya, sambung dia, kasus adanya kafe yang melakukan pesta Miras di masa pandemi masih akan dilakukan lidik.

“Itu kalau yang di Kafe Apoeng Ketha masih tak mau lidik dulu, kok seperti itu. Saya saat ini belum bisa berkomentar banyak. Karena yang begitu kadang yang bermain oknum,” tukasnya.

Untuk diketahui, polisi berspekulasi bahwa dalam patroli yang digelarnya pada Kamis (5/11/2020) kemarin itu hanya menemukan beberapa botol minuman saja. Sementara belum bisa memastikan kafe tersebut menyediakan miras secara terang-terangan. (Mp/al/kk)

  • Bagikan