Sampang Kekurangan Stok Vaksin, Pemprov Jatim Droping 5000 Dosis

  • Bagikan
Agus Mulyadi, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan KB

SAMPANG, MaduraPost – Antusias masyarakat Sampang untuk melakukan Vaksinasi menyebabkan Stok Vaksin di Kabupaten Sampang tidak cukup.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat dengan mengirim 5.000 dosis Vaksin Sinovac ke Kabupaten Sampang.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Keluarga Berencana (KB), Agus Mulyadi, bahwa sudah meminta droping vaksin ke Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akhir akhir ini semakin sadar terhadap pentingnya Vaksin.

BACA JUGA :  Kecamatan Waru Masuk Zona Merah, Di Kabupaten Pamekasan Tinggal Dua Kecamatan Bertahan Di Zona Hijau

“Untuk droping dari Provinsi Jawa Timur telah tiba di Sampang hari ini, dan akan di distribusikan ke Puskesmas diwilayah Kabupaten Sampang,”katanya, Rabu (25/08/2021).
l
“Pendistribusian vaksin ini disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan Puskesmas yang telah mengajukan usulan jumlah vaksin yang diminta,” Lanjutnya.

Tidak hanya itu, Sampang merupakan Kabupaten yang capaian target percepatan program vaksinasi sangat minim.

BACA JUGA :  Niat Cuci Baju, Ibu Bersama Putrinya Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Begendel Tambelangan Sampang

Namun, Pemkab Sampang mencari cara dan formula yang tepat untuk membantu program pemerintah untuk percepatan vaksinasi sebagai upaya menangkal Corona.

“Sampai saat ini yang divaksin di  Sampang hanya mencapai  kisaran 12% dari target 70%,” paparnya.

Menjawab antusias masyarakat yang saat ini mau di Vaksin, Dirinya akan terus berkomunikasi dengan Pemprov Jawa timur apabila stok Vaksin di Sampang Habis.

BACA JUGA :  Kamis Sidang Tuntutan Terdakwa Pemilik Akun FB 'Suteki', Alumni Minta JPU Tegas

“Kami akan mengajukan kembali ke Provinsi bilamana vaksin yang di droping saat ini habis,”pungkasnya.

  • Bagikan