Scroll untuk baca artikel
Daerah

PWI Pamekasan Semarakkan HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix

Avatar
×

PWI Pamekasan Semarakkan HPN 2026 dengan Talkshow Pentahelix

Sebarkan artikel ini
Deretan tokoh dan tamu undangan dalam serangkaian HPN 2026 yang digelar PWI Pamekasan. (Ist)

PAMEKASAN, MaduraPost – PWI Pamekasan menutup rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus HUT ke-80 dengan menggelar Talkshow Pentahelix bertajuk “Menguatkan Empat Pilar Demokrasi”, Senin malam (16/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Wakil Bupati H. Sukriyanto, serta Ketua DPRD Pamekasan H. Ali Masykur.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hadir pula kepala OPD, kalangan akademisi, serta keynote speaker Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Hj. Ansari.

Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam mengatakan, talkshow dikemas dengan konsep pentahelix sebagai upaya memperkuat kolaborasi multipihak dalam menopang demokrasi daerah.

Baca Juga :  Parade Kebangsaan Hidupkan Semangat Kemerdekaan ke-79 RI di Kecamatan Kadur

Menurutnya, penguatan empat pilar demokrasi selaras dengan tema HPN 2026 yang menitikberatkan pada tiga variabel utama, yakni pers sehat, ekonomi berdaulat, dan bangsa kuat.

“Pers sehat tidak hanya menyangkut medianya, tetapi juga kesehatan para jurnalis. Karena itu, sebelumnya kami menggelar pemeriksaan jantung gratis bekerja sama dengan rumah sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, variabel ekonomi berdaulat diwujudkan melalui sinergi antara wartawan dan pelaku usaha.

Baca Juga :  Hasil Rapid Tes, Lima Orang di Instansi Bangkalan Positif Terpapar Virus Corona

Dalam rangkaian HPN, PWI juga mengadakan kegiatan temu wartawan dan pengusaha untuk memperkuat jejaring ekonomi lokal.

Sementara itu, konsep bangsa kuat diyakini akan terbangun apabila empat pilar demokrasi—eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers—mampu berjalan selaras.

“Forum ini menjadi ruang dialog bersama agar empat pilar itu semakin kokoh dan saling menguatkan,” tegasnya.

Tak hanya talkshow, peringatan HPN dan HUT ke-80 PWI juga diisi dengan lomba esai kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah daerah sebagai bentuk partisipasi intelektual insan pers dalam pembangunan.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Unira (ALMAUN) Demo Rektor Kampus

Hairul Anam menegaskan, sebagai organisasi wartawan tertua, PWI memiliki tanggung jawab menjaga profesionalisme jurnalisme sekaligus mendorong media berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin pers tetap menjadi mitra kritis, solutif, dan berintegritas dalam mengawal demokrasi,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan HPN 2026 di Pamekasan juga dimeriahkan dengan agenda kebersamaan wartawan dalam suasana lesehan, mempererat solidaritas insan pers di wilayah tersebut.***