Proyek Pembangunan SMPS Islam Al- Qornain Desa Olor Sampang Mangkrak Hampir 1 Tahun

  • Bagikan
Kondisi pembangunan sekolah SMPS Islam Al-Qornain Desa Olor Banyuates Sampang Mangkrak hampir satu tahun. (MaduraPost/Saman Syah).

SAMPANG, MaduraPost – Proyek pembangunan SMPS Islam Al-Qornain, di Dusun Rengperreng, Desa Olor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, terkesan mangkrak satu tahun Padahal, proyek Pembangunan anggaran 2021 awal.

Pantauan wartawan MaduraPost, proyek pembangunan tersebut, sudah berdiri. Namun semua bagian tembok, baik dalam maupun luar bangunan, belum diplester dan masih terlihat susunan batu bata ringan, bahkan lebih parah lagi memakai besi ukuran 6 dan tidak ada papan anggaran, hingga saat ini belum selesai dan melewati masa kontrak.

BACA JUGA :  Sekolah Tangguh SMAN 1 Ketapang Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Menurut Salah satu warga Desa Olor yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa proyek pembangunan sekolah SMPS Islam Al-Qornain hampir satu tahun mangkrak. Padahal, dananya sudah cair semua, kenyataan sekarang pembangunan itu belum selesai dikerjakan dan perlu dari Dinas terkait memberikan sanksi tegas terhadap pelaksananya.

“Dengan anggaran besar proyek pembangunan dibiarkan oleh Dinas terkait tidak ada pantauan kelokasi, bahkan dikerjakan amburadul dan sampai mangkrak, ini bisa jadi uang yang cair hanya dihabiskan oleh oknum tak bertanggung jawab,” katanya, Rabu (05/01/2021).

BACA JUGA :  Akun Facebook Allby Madura Diduga Lecehkan Pondok Pesantren Karang Durin

Menurutnya, anggaran insyaallah kalau untuk pembangunan sekolah sudah cair semua, karena sebenarnya anggaran sudah habis. Padahal sudah akhir tahun, tinggal pembelanjaan meja dan laptop dan lain lainnya, karena lengkap dengan fasilitas sekolah.

“Untuk proyek pembangunan yang bersumber dari program BLK anggaran tahun 2021 awal bukan anggaran tahun 2022 mas,” tegasnya.

BACA JUGA :  Wabup Sampang Lantik Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Karang Penang

Sementara itu, H Mansur Fauzi selaku pelaksananya saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsAppnya mengatakan, saya kurang tau terkait anggaran proyek pembangunan tersebut mas.

“Nanti saya mau nanyak dulu ke Kepala Sekolahnya, karena saya masih diluar,” singkatnya

  • Bagikan