SUMENEP, Madurapost.id – Proyek APBN berupa pekerjaan saluran air yang numpang ke lokasi desa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dicurigai jadi lahan korupsi segelintir pihak. Sebagai mana proyek tersebut berlokasi di Desa Kambingan Barat, Kecamatan Lenteng.
Pantauan MaduraPost, proyek dengan jenis kegiatan saluran air tersebut senilai Rp195 juta. Di lokasi pekerjaan, tampak ada spesifikasi material yang diduga tidak sesuai dengan petunjuk teknis. Misalkan hanya menggunakan batu kosong yang di susun dan langsung dicampur semen.
Terpampang dalam papan informasi bahwa pelaksanaan dari kegiatan tersebut adalah PPPA Sumber Rejeki dengan batas waktu kegiatan 110 hari.
Menurut keterangan warga setempat Ahmat Musiri, pekerjaan tersebut baru rampung beberapa hari lalu. Namun dia mengaku tidak mengetahui pemborong pekerjaan tersebut.
“Baru selesai beberapa hari lalu. Namun saya tidak tau siapa yang punya,” paparnya kepada Madurpost.
Abu Yazid pemuda Sumenep meminta agar pihak yang terlibat dalam proyek tersebut benar-benar memperhatikan kualitas pekerjaan. Terlebih proyek tersebut nempel ke desa.
“Kalau proyeknya dikerjakan sembarangan, kasihan warga setempat. Mereka tidak dapat merasakan hasil pembangunan pemerintah,” kata dia. (mp/fat/rus)





