PR Ayunda Gelar Vaksinasi Massal Sasar Warga Desa Pamekasan

  • Bagikan
Kegiatan vaksinasi di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, yang digelar PR Ayunda. (MaduraPost/Fatholla)

PAMEKASAN, MaduraPost – Perusahaan Rokok (PR) Ayunda di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menggelar kegiatan vaksinasi massal di salah satu lembaga pendidikan di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu. Kegiatan ini sekaligus sebagai upaya perusahaan dalam membantu pemerintah untuk mencapai target vaksinasi.

Direktur PR Ayunda Bambang Budianto mengatakan, pihaknya dalam kegiatan vaksinasi didampingi aparat pemerintah termasuk TNI dan Polri. Kemudian disusul tenaga kesehatan, dan peran BIN. Menurutnya peran BIN cukup strategis dalam mendorong target pencapaian vaksin.

BACA JUGA :  MUNAJI : Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah

“Selama bekerja sama dengan kami, warga cukup antusias dalam mengikuti vaksinasi. Sehingga perlahan vaksinasi daerah secara perlahan akan tercapai,” kata Bambang di acara vaksinasi, Kamis (25/11).

Bambang menyampaikan, bukti warga antusias mengikuti kegiatan vaksinasi, sedikitnya setiap kali digelar kurang lebih 500 orang. Angka tersebut bila diukur jumlah di tingkat desa bukanlah angka yang sedikit.

BACA JUGA :  Anggaran BLT Tahap Pertama di Sumenep Sudah Cair, Masyarakat Diminta Pantau Penyaluran Dari Kades

Kemudian Bambang bercerita soal pendekatan agar masyarakat bersedia untuk divaksin. Baginya keberadaan medis sosial cukup memengaruhi publik. Sebab di bawah informasi soal vaksin cukup simpang siur. Artinya ada semacam keraguan masyarakat dalam mengikuti vaksinasi.

“Sikap keraguan ini timbul akibat informasi yang tidak jelas sumbernya, di antaranya soal efek samping vaksin dan dampak soal kesehatan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Cara Ampuh Dispertahortbun Sumenep Jaga Pola Bersih Masuk Kantor

Meski begitu Bambang tidak diam, ia tetap melakukan pendekatan emosional dengan memberikan pemahaman secara edukasi. Terbukti banyak tokoh dan sejumlah pimpinan lembaga dengan sendirinya langsung bersedia untuk divaksin.

“Kalau tokohnya sudah bersedia dan sadar, masyarakat dan warga desa pun sudah tidak ragu lagi untuk divaksin,” pungkasnya.

  • Bagikan