Scroll untuk baca artikel
Daerah

PMII Sumenep Kecewa, DPRD Dinilai Abai terhadap Aspirasi Mahasiswa

×

PMII Sumenep Kecewa, DPRD Dinilai Abai terhadap Aspirasi Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
KOMUNIKASI. Sejumlah kader PMII Sumenep mendatangi Kantor DPRD setempat dan gagal melangsungkan audiensi dengan Ketua DPRD, H. Zainal Arifin, sebab sedang tidak ada di kantor. (Istimewa for MaduraPost)
KOMUNIKASI. Sejumlah kader PMII Sumenep mendatangi Kantor DPRD setempat dan gagal melangsungkan audiensi dengan Ketua DPRD, H. Zainal Arifin, sebab sedang tidak ada di kantor. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) meluapkan kekecewaan mendalam terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, agenda audiensi yang sudah diajukan sebelumnya tidak kunjung terealisasi lantaran para wakil rakyat gagal menemui mahasiswa sesuai jadwal yang telah disepakati.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ketua PMII Sumenep, Khoirus Soleh menegaskan, bahwa audiensi tersebut sangat penting bagi pihaknya.

PMII berencana menyampaikan beragam aspirasi sekaligus keresahan masyarakat terkait isu-isu strategis yang saat ini dihadapi warga Sumenep.

Baca Juga :  Melihat Kondisi Kenaikan Gula Pasir, Ketua Kadin Sumenep : Siap-Siap Kencangkan Ikat Pinggang

“Intinya kami kecewa, DPRD Sumenep tidak bisa menemui kami untuk berdiskusi. Padahal ini momentum penting untuk menyuarakan kepentingan masyarakat,” ujar pria yang karib disapa Eros ini dalam keterangan resminya pada media, Kamis (28/8) siang.

Menurutnya, ketidakhadiran DPRD dalam forum yang telah disepakati menunjukkan ketidakpedulian lembaga legislatif terhadap suara publik.

Padahal, DPRD dipilih langsung oleh rakyat dengan mandat utama untuk menyerap, memperjuangkan, sekaligus mengawasi kebijakan daerah.

Baca Juga :  Pilkades di Bangkalan Memanas, Ribuan Massa Minta Bupati Bubarkan TFPKD

“DPRD seharusnya lebih terbuka dan responsif. Mereka dipilih untuk menjadi corong rakyat, bukan justru mengabaikan aspirasi yang ingin disampaikan,” tegasnya.

PMII Sumenep mendesak DPRD agar segera menjadwalkan ulang pertemuan dan menindaklanjuti isu-isu yang telah mereka ajukan.

Selain itu, mahasiswa juga berharap para legislator lebih serius menjalankan peran serta tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Konsolidasi Data untuk Kesehatan Masyarakat

“Kami menunggu itikad baik DPRD Sumenep untuk segera membuka ruang dialog. Jangan sampai rakyat merasa semakin jauh dari wakilnya sendiri,” pungkas Eros.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, belum memberikan tanggapan. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, nomor pribadinya dalam keadaan tidak aktif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MaduraPost, saat ini anggota DPRD Sumenep tengah menjalani agenda reses di daerah pemilihan masing-masing.***