Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pintu Sekda Sumenep Kian Sempit, Tiga Kandidat Gugur di Tahap Administrasi

Avatar
×

Pintu Sekda Sumenep Kian Sempit, Tiga Kandidat Gugur di Tahap Administrasi

Sebarkan artikel ini
PROFIL CALON. Daftar 8 pejabat Pemkab Sumenep yang dinyatakan lolos seleksi administrasi calon Sekretaris Daerah 2026 dan melaju ke tahapan assessment. (M.Hendra.E/MaduraPost)
PROFIL CALON. Daftar 8 pejabat Pemkab Sumenep yang dinyatakan lolos seleksi administrasi calon Sekretaris Daerah 2026 dan melaju ke tahapan assessment. (M.Hendra.E/MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah merampungkan tahapan awal seleksi dengan mengumumkan hasil verifikasi administrasi calon peserta untuk periode 2026.

Pengumuman tersebut menjadi pintu awal menuju tahapan penilaian berikutnya yang lebih kompetitif. Keputusan ini diambil usai rapat Panitia Seleksi yang berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Benny Irawan, menyampaikan bahwa penetapan hasil seleksi administratif tersebut mengacu pada Berita Acara Rapat Panitia Seleksi tertanggal 2 Februari 2026.

Dari total 11 pejabat struktural yang mendaftarkan diri sebagai calon Sekda Sumenep, hanya delapan orang yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Sementara tiga pendaftar lainnya harus tersisih pada tahap awal.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dokumen persyaratan, Panitia Seleksi menetapkan delapan peserta memenuhi syarat administrasi. Adapun tiga pelamar dinyatakan tidak lolos karena berkasnya tidak sesuai ketentuan yang ditetapkan,” ujar Benny saat dikonfirmasi MaduraPost, Rabu (4/2) pagi.

Baca Juga :  Pelaksanaan Pilkades di Sumenep Berpotensi Ditunda

Benny menuturkan, peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan segera bersiap menghadapi tahapan lanjutan, khususnya penyusunan portofolio jabatan yang akan menjadi bahan utama dalam proses penilaian selanjutnya.

“Kami meminta peserta yang lolos administrasi untuk menyiapkan portofolio secara maksimal. Tahapan berikutnya membutuhkan keseriusan dan konsentrasi penuh,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap jadwal menjadi faktor krusial dalam keseluruhan proses seleksi. Menurut Benny, ketidakhadiran peserta pada tahapan berikutnya akan berdampak langsung pada kelanjutan status kepesertaan.

“Seluruh tahapan wajib diikuti sesuai jadwal. Apabila peserta tidak hadir atau tidak mengikuti tahapan yang telah ditentukan, maka secara otomatis dinyatakan gugur,” tegasnya.

Baca Juga :  Gerakan Pasar Murah 1 April 2024, DKPP Sumenep Jajakan Produk Lokal

Lebih lanjut, Benny menjelaskan bahwa delapan peserta yang lolos seleksi administrasi wajib mengisi serta mengunggah portofolio jabatan sesuai format resmi yang telah disiapkan oleh BKPSDM Sumenep. Batas akhir pengunggahan portofolio ditetapkan pada Selasa, 3 Februari 2026, hingga pukul 23.00 WIB.

“Portofolio harus diunggah tepat waktu dan sesuai format. Tidak ada toleransi bagi keterlambatan,” jelasnya.

Setelah tahapan administrasi dan portofolio, seleksi akan berlanjut ke tahap Seleksi Kompetensi Jabatan atau assessment. Tahapan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIB.

Adapun delapan pejabat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sebagai calon Sekda Sumenep 2026, yakni:

1. Arif Firmanto – Kepala Bappeda Sumenep

Baca Juga :  Lazismu Pamekasan Santuni Anak Yatim dan Lansia di Mapolsek Palengaan

2. Abd. Rahman Riadi – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep

3. Eri Susanto – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumenep

4. Agus Dwi Saputra – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep

5. Achmad Dzulkarnain – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumenep

6. Chainur Rasyid – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep

7. Ferdiansyah Tetrajaya – Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumenep

8. Mohamad Iksan – Kepala Dinas Pendidikan Sumenep

Sementara itu, seluruh rangkaian assessment akan dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

“Assessment akan digelar di BKN Jawa Timur. Jadwal dan lokasi sudah ditentukan dan wajib dipatuhi oleh seluruh peserta,” jelas Benny.***