Scroll untuk baca artikel
Headline

Petani di Bangkalan Alami Kelangkaan Pupuk Hitam Bersubsidi

39
×

Petani di Bangkalan Alami Kelangkaan Pupuk Hitam Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Google

BERITAMA.ID, BANGKALAN – Musim hujan saat ini dirasakan seperti kemarau panjang oleh masyarakat geger Bangkalan, lantaran, langkanya pupuk subsidi jenis Nitrogen Phoepate Kalium (NPK) didapatkan oleh petani Bangkalan untuk bercocok tanam. Senin, (23/12/19).

Hal itu dialami oleh salah satu petani asal kecamatan Geger kabupaten Bangkalan yang bernama H. Maon, Bahwa ketersediaan pupuk subsidi NPK atau yang lebih dikenal sebagai pupuk hitam itu, sangat sulit untuk didapat saat ini.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Bupati Pamekasan Resmikan Pergantian Nama SGRP Menjadi SGMRP

“Ada penjual yang bukan agen, namun harganya sangat mahal, dibandingkan dengan harga subsidi,” ujarnya.

Kondisi itu membuat salah satu politisi PDI-P yang duduk di kursi DPRD Provinsi Jawa timur angkat bicara, Mahfud, menjelaskan terkait
Pupuk NPK yang dikeluarkan melalui Rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) tidak akan dikurangi pengadaannya jika sudah ditetapkan.

“Kecuali ada oknum yang bermain,” paparnya.

Politisi dapil XIV wilayah Madura itu memberikan lampu kuning terhadap pihak yang bermain-main terhadap subsidi yang dikhususkan terhadap masyarakat tani tersebut.

Baca Juga :  Menko PMK Muhadjir Effendy ke Sumenep, Kader dan Alumni HMI Sambut Antusias Hingga Disaji Tarian ‘Muang Sangkal’

“Ini sebuah persoalan, banyak agen dan kios yang tidak mendapatkan pupuk untuk di distribusikan, dilain pihak banyak orang diluar agen menjual pupuk dengan harga melambung, dan jika ada yang bermain, berarti sudah melanggar hukum” ujarnya terhadap awak media.

Melihat gejolak yang semakin mengkhawatirkan dikalangan masyarakat tani, Puguh Santoso, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahorbun) Kabupaten Bangkalan menjelaskan,  bahwa kesediaan pupuk hitam di Bangkalan tidak mengalami kelangkaan, bahkan pupuk bersubsidi tersebut tersedia dengan cukup untuk para petani.

Baca Juga :  BKPSDM Sumenep Tindak ASN Mangkir Usai Idulfitri, Lima Masuk Proses Disiplin

“ketersediaan pupuk hitam sangat cukup, tidak akan ada kekurangan untuk para petani,” jelasnya.

Terkait isu yang beredar, bahwa ketersediaan pupuk hitam yang sulit dijangkau, Puguh menjelaskan bahwa itu tidak benar.

“Berita itu tidak benar, karena ketersediaannya masih cukup,” pungkasnya kepada awak media, saat ditemui di ruangan. (Red-Suryadi)