Pasar Anom Sumenep Kembali Alami Kebakaran

  • Bagikan
Kondisi salah satu toko setelah api berhasil dipadamkan. (Kasubbag Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, MaduraPost – Pasar tradisional yang terletak di jantung Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali alami kebakaran.

Kebakaran itu terjadi pada sebuah toko plastik yang berada di Pasar Ano, Jalan Raya Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Jumat (26/11/21) kemarin sore.

Toko plastik tersebut hangus dilahap si jago merah. Pemilik toko yakni H. Nasir, warga Desa Batuan, Kecamatan Batuan, pasrah dengan kejadian yang menimpanya itu.

BACA JUGA :  Dua Siswa SDN Aenganyar I Tenggelam di Pantai Sembilan, Pengacara Minta tidak Berhenti di Satu Tersangka

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan, terbakarnya toko milik H. Nasir terlihat sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, sejumlah warga melihat adanya asap dari dalam toko.

Melihat kondisi itu, warga kemudian berbondong-bondong menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka mencoba memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

“Warga sempat mencoba memadamkan api, tapi karena api sudah besar, akhirnya warga meminta bantuan kepada pihak pemadam kebakaran (Damkar),” ungkap Widiarti, dalam rilisnya, Sabtu (27/11).

BACA JUGA :  Proyek Abal-abal di Desa Sedur Pamekasan Diduga Hanya Dijadikan Ladang Korupsi

Untung saja, sekitar pukul 16.10 WIB, petugas Damkar yang dibantu warga setempat berhasil memadamkan kobaran api.

“Api padam setelah dua unit mobil diterjunkan ke TKP untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar,” tuturnya.

Dari hasil olah TKP polisi, terjadinya kebakaran tersebut diakibatkan oleh dugaan adanya konsleting listrik. Syukur, tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Hanya saja, pemilik toko mengalami kerugian material kurang lebih sebesar Rp.500 ribu.

BACA JUGA :  Akibat Rem Blong, Mobil Pick Up Hantam Pohon Mangga Hingga Hancur di Pamekasan

“Informasi yang kami peroleh, toko itu memang tidak ditempati pemiliknya, karena hanya dijadikan gudang penyimpanan barang dagangan,” kata perempuan yang akrab di sapa Bu Widi ini.

Sementara barang yang hangus terbakar dalam toko tersebut diantaranya bahan tempat nasi kotak, tisu, tusuk sate, kabel aliran listrik, dan kebutuhan alat rumah tangga lainnya.

  • Bagikan