Scroll untuk baca artikel
Sport

Pasangan Ziva Mohon Doa Restu Kepada Para Leluhur Raja Sumenep Bersama Lima Tokoh Kiai

43
×

Pasangan Ziva Mohon Doa Restu Kepada Para Leluhur Raja Sumenep Bersama Lima Tokoh Kiai

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Sebelum berangkat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) jalan Asta Tinggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pasangan Achmad Fauzi – Dewi Khalifah datangi makam para raja.

Sebelumnya, Fauzi – Nyai Eva bersama rombongan berangkat dari Masjid Jamik Sumenep, usai sholat Jumat dan akhirnya ke Asta Tinggi untuk berdoa kepada makam para raja, sebelum melakukan pendaftaran ke KPU.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Marak Isu Jual Beli Jabatan PPK dan PPS, DPC PWRI Sumenep Buka Posko Pengaduan

Menurut Fauzi, hal itu dilakukan demi menjaga dan tetap menghargai sejarah yang ada. Apalagi Sumenep lahir oleh para raja.

“Kita menghargai sejarah, bagaimana memberikan sebuah bukti. Sehingga kita melakukan berbagai rangkaian, dari mulai berangkat dari Masjid Jamik hingga ke Asta tinggi untuk memohon doa restu kepada leluhur terdahulu,” ungkapnya, saat menggelar konferensi pers bersama awak media di pendopo KPU Sumenep, Jumat (4/9).

Baca Juga :  DPC PWRI dan KPU Sumenep Kolaborasi Sosialisasikan Pilkada 2024 kepada Kelompok Tani

Sebab, selain meminta doa restu, baginya kelancaran diharapkan mengalir saat proses tahapan penyerahan berkas pencalonan.

“Semoga kami berdua diberikan kemudahan dalam rangka pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang,” tuturnya.

Selain itu, pasangan Ziva ini telah mendaftar ke desk Pilkada 2020 KPU Sumenep sebagai Cabup Cawabup dengan diusung lima partai. Dalam penyerahan berkas pencalonan itu, pasangan ber-jargon ‘Bismillah Melayani’ tersebut resmi terverifikasi.

Baca Juga :  Singa Raja Vs Ivolta Laga Final Turnamen Voli BAANAR Cup 2022

“Sisanya, tinggal KPU yang melakukan mengecekan tekhnis sendiri,” terang Fauzi, diakhir konferensi pers.

Sekedar diketahui, proses pendaftaran pasangan Ziva didampingi oleh lima tokoh kiai, diantaranya Kiai Muqsith Idris, Kiai Taufiq, Kiai Rifqi, Ketua MUI Sumenep, Kiai Sapraji. (Mp/al/kk)