JAKARTA, MaduraPost – Anggota Komisi I DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), H. Slamet Ariyadi, menegaskan kesiapan partainya untuk kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.
Menurut Slamet, PAN memiliki komitmen kuat untuk melanjutkan dukungan kepada Prabowo Subianto hingga dua periode. Ia menilai perjalanan politik bersama Prabowo selama satu dekade terakhir perlu dituntaskan demi keberlanjutan kepemimpinan nasional.
“PAN siap mengusung kembali Bapak Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Perjalanan 10 tahun bersama beliau harus dituntaskan,” ujar Slamet Ariyadi, Sabtu (7/2/2026).
Politikus asal Sampang, Madura itu menekankan bahwa hubungan antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Prabowo Subianto bukanlah hubungan politik yang bersifat instan maupun pragmatis.
“Hubungan Bapak Prabowo dan Bapak Zulkifli Hasan bukan hubungan instan atau pragmatis dunia politik, melainkan hubungan kesetiaan yang telah terjalin sejak lama,” tegasnya.
Terkait sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029, Slamet menyatakan PAN masih sangat terbuka dan tidak menutup kemungkinan bagi siapa pun.
“Semuanya masih terbuka. PAN tidak menutup mata terhadap siapa calon wakil presiden yang nantinya akan mendampingi Bapak Prabowo,” ujarnya.
Slamet juga mengapresiasi kinerja Zulkifli Hasan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan RI. Menurutnya, Zulhas menunjukkan komitmen dan kontribusi nyata dalam pemerintahan Prabowo.
“Kontribusi dan kinerja Bapak Zulhas sebagai Menko Pangan di era kepemimpinan Prabowo betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons sikap PAN tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya akan tetap fokus menjalankan tugas sebagai wakil presiden.
Gibran menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memastikan seluruh program serta visi Presiden Prabowo Subianto dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sebagai pembantu Presiden, saya memiliki tanggung jawab untuk mengawal serta memastikan pelaksanaan program dan visi Bapak Presiden berjalan dengan baik,” ujar Gibran dalam keterangan tertulis.***






