Omzet Turun Dampak Vaksinasi di Pasar Srimangunan Sampang

  • Bagikan
Vaksinasi di Pasar Srimangunan Sampang saat dilakukan terhadap warga.

SAMPANG, MaduraPost – Pasar Srimangunan Kabupaten Sampang menggelar Vaksinasi, hingga terdampak omzet semakin menurun mengakibatkan pengunjung dan pedagang merasa ketakutan untuk dilakukan Vaksinasi. Namun Masyarakat tidak seperti biasa.

Kasi Pengembangan Pasar Sampang Abd Rozak mengatakan, bahwa kegiatan Vaksinasi itu dari pihak pasar hanya memfasilitasi untuk program pemerintah. Namun sasaranmya
dilakukan terhadap pengunjung dan pedagang yang masuk di wilayah pasar Srimangunan, hingga pasti di tanyakan terkait kartu Vaksin sudah di vaksin atau tidak.

BACA JUGA :  Audiensi LSM JCW Sampang dengan BBWS Brantas Terkait Rekrutmen KMB dan TPM

“Kalau memang  benar vaksin tinggal ditunjukkan kartu Vaksinnya kepada petugas. Namun tidak menunjukkan kartu Vaksin iya tetap dilakukan Vaksinasi agar tidak muda terpapar Covid – 19 dan juga menambahkan imun vaksinasi tersebut,” kata Rozak, Senin (08/11/2021).

Menurut Rozak, kegiatan Vaksinasi tersebut sangat pengaruh terhadap pengunjung dan pedagang karena tidak mengerti, bahwa pemerintah itu tujuan Vaksinasi itu, agar masyarakat untuk terhindar dari Covid – 19.

BACA JUGA :  Mengawal Program, Bincang dan Ngopi Santai DPC PWRI Bersama PC IPNU Sumenep

“Ini jelas adanya Vaksinasi di pasar dan tidak ada adanya Vaksinasi itu terpengaruh terhadap omzet pasar ada penurunan secara drastis. Kita tetap maksimumkan dari penarikan retribusi disesuaikan dengan kondisi. Bahkan yang paling banyak pada hari pasaran yakni, Selasa dan Sabtu,” tegasnya.

Memang saya selalu memberitahukan kepada pedagang dan pengunjung agar mengerti maksud dan tujuan pemerintah itu mengatakan program Vaksinasi kepada rakyat yang ada di pasar Srimangunan agar masyarakat sehat. Karena pemerintah sudah memaksimalkan.

BACA JUGA :  Sumenep Menjadi Kabupaten Percontohan Dengan Program Percepatan Tanaman Pangan

“Harapan saya mudah – mudahan pedagang baik pengunjung mengerti dan paham adanya suntikan vaksin dari pemerintah karena vaksin dari pemerintah tersebut dengan tujuan baik,” tandas Rozak.

  • Bagikan