SUMENEP, MaduraPost – Myze Hotel Sumenep, Madura, Jawa Timur, menutup periode libur akhir tahun 2025 dengan kinerja yang dinilai positif.
Tingginya permintaan dari pasar domestik menjadi penopang utama capaian tersebut, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan ke wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sumenep.
Data internal hotel menunjukkan, pasar Surabaya dan Sumenep menjadi penyumbang terbesar selama libur akhir tahun.
Masing-masing wilayah berkontribusi sebesar 24 persen dari total tamu domestik yang menginap.
Capaian ini mencerminkan kuatnya pergerakan wisata regional di Jawa Timur, baik untuk keperluan liburan, kunjungan keluarga, maupun perjalanan bisnis.
Selain itu, pasar Jakarta tercatat menyumbang enam persen, disusul Sidoarjo dan Pamekasan yang masing-masing berkontribusi lima persen.
Kota Malang menyumbang empat persen, sementara Tangerang dan Sampang masing-masing dua persen. Adapun pasar dari berbagai daerah lainnya secara kumulatif mencapai 29 persen.
General Manager Myze Hotel Sumenep by Artotel, Anndy Bramasto mengatakan, tren positif tersebut menegaskan meningkatnya kepercayaan wisatawan domestik terhadap Sumenep sebagai destinasi pilihan.
“Antusiasme pasar domestik selama periode libur akhir tahun sangat baik. Dominasi tamu dari Jawa Timur serta kontribusi dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Sumenep semakin dipercaya sebagai destinasi, dan MYZE Hotel Sumenep tetap menjadi pilihan utama berkat konsistensi produk, layanan, dan kenyamanan,” ujar Anndy, Kamis (15/1).
Manajemen menilai, keberagaman asal tamu tersebut juga mencerminkan efektivitas strategi pemasaran yang dijalankan, sekaligus komitmen hotel dalam menjaga kualitas pengalaman menginap bagi para tamu.
Menutup tahun 2025, Myze Hotel Sumenep menjadikan capaian ini sebagai pijakan untuk pengembangan bisnis ke depan.
Memasuki 2026, manajemen berkomitmen memperkuat pasar domestik melalui strategi promosi yang lebih tersegmentasi, peningkatan kualitas layanan berkelanjutan, serta penguatan pengalaman tamu dengan mengedepankan kenyamanan, keramahan pelayanan, dan nilai-nilai lokal Sumenep.***






