Myze Hotel By Luminor Menjadi Hotel ke 19 di Sumenep, Bupati Fauzi Letakan Batu Pertama

  • Bagikan
PERESMIAN : Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, didampingi Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Myze Hotel By Luminor. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Sebuah Hotel megah akan dibangun di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Hal ini menjadi bukti laju tercepat investasi berkembang di Kabupaten ujung Timur Pulau Madura itu.

Adanya Hotel ini, tentu demi memberikan kemudahan kepada para investor yang ingin menanamkan modalnya, untuk mendukung perputaran ekonomi, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami memberikan kemudahan bagi investor sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan daerah juga penyerapan lapangan pekerjaan, karena pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa melibatkan investor atau pihak lainnya,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Sabtu (23/10).

BACA JUGA :  Ditengah Pandemi Covid-19, Kebutuhan Pangan di Sumenep Masih Aman

Pada tanggal 22 Oktober 2021 kemarin, Bupati Fauzi melakukan Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) Pembangunan Myze Hotel by Luminor, di simpang tiga Jalan Terminal Arya Wiraraja Gedungan.

Menurutnya, Pemerintah Daerah membuat kebijakan mempermudah investor menanamakan modalnya di berbagai sektor, sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep, salah satunya seperti pembangunan perhotelan.

“Myze Hotel merupakan hotel ke-19 di Kabupaten Sumenep, sehingga keberadaannya menunjukkan bahwa tingkat minat investasi terus mengalami peningkatan yang cukup pesat. Mudah-mudahan hotel ini membawa berkah bagi pemiliknya, juga membawa kebaikan dan kemaslahatan bagi masyarakat,” ujar Bupati Fauzi.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Mayat Laki - Laki Ditemukan Warga Batang Batang di Sawah

Akibat semakin tingginya minat investor itu, pemerintah daerah tidak hanya memberikan kemudahan dalam berinvestasi, tetapi juga terus memperbaiki dan melengkapi sarana dan prasarana pendukung.

“Salah satunya adalah infrastruktur jalan penghubung terus dilakukan perbaikan untuk memberikan kenyamanan kepada para pendatang yang berkunjung ke Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Sementara itu, FX Tommy Kurniawan, perwakilan Waringin Hospitality Hotel Group mengungkapkan, pihaknya memiliki 26 hotel di seluruh Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Bandung, Surabaya, Banjarmasin dan kota lainnya.

“Kami melihat Kabupaten Sumenep sedang berkembang terutama destinasi wisatanya, sehingga ingin bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam rangka mengembangkannya dengan menyediakan akomodasi yang nyaman bagi pengunjung,” terangnya.

BACA JUGA :  Identik Selalu Berdampingan, Berikut Perbedaan Alfamart dan Indomaret

Groundbreaking Myze Hotel dilakukan Bupati Achmad Fauzi bersama Wakil Bupati Dewi Khalifah, dan disaksikan MH Said Abdullah beserta keluarga, kemudian Manajemen Luminor Hotel dari Waringin Hospitality Hotel Group.

Owner Myze Hotel Sumenep, MH Said Abdullah mengungkapkan, pembangunan Hotel Myze yang digarap oleh ISTAKA merupakan bagian dari niat membangun Madura.

“Yang jelas, saya bukan owner tunggalnya, tetapi bersama teman-teman lainnya guna mendukung pembangunan di Kabupaten Sumenep, dalam upaya membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

  • Bagikan